Perulangan (LOOPING) pada Bahasa C++
Perulangan adalah suatu atau serangkaian bentuk kegiatan mengulang suatu statement sampai batas yang diinginkan.
Jawaban untuk pertanyaan ke dua
Bentuk umum Perulangan pada bahasa C++ ada 3 antara lain :
1. Perulangan FOR
Digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya.
Bentuk umumnya:
for( awal ; kondisi ; counter )
{
Statementl;
Statement2;
}
Statement3;
Bentuk umumnya:
for( awal ; kondisi ; counter )
{
Statementl;
Statement2;
}
Statement3;
2. Perulangan WHILE
Digunakan bila jumlah perulangannya belum diketahui.
Bentuk umumnya:
while( expression )
{
Statementl;
Statement2;
}
Statement3;
Bentuk umumnya:
while( expression )
{
Statementl;
Statement2;
}
Statement3;
3. Perulangan DO WHILE
Perulangan DO WHILE dan WHILE hampir sama, perbedaannya dengan while, do … while memiliki pengecekan kondisi yang terletak setelah statement perulangan.
Bentuk umumnya:
do
{
Statementl;
Statement2;
}
while( expression )
Statement3;
Bentuk umumnya:
do
{
Statementl;
Statement2;
}
while( expression )
Statement3;
Contoh Program Sederhana menggunakan Perulangan pada bahasa C++ menggunakan FOR :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
void main()
{
int i;//deklarasi
for (i=20; i<=120; i++) // pengulangan data dari 21 sampai dengan 119
{if(i%2==0) // jika i habis dibagi 2 maka tampilkan
{cout<<i<<endl;} //tampilkan
}
getch();
}
PERULANGANDalam C++ perulangan digunakan untuk menjalankan satu perintah atau lebih, dan dilakukan secara berulang selama kondisi tertentu.Secara umum perulangan terdiri dari 3 komponen, dengan kata lain memiliki 3 ciri khas :
- Nilai Awal, yang berfungsi sebagai inisialisasi.
- Perubah Nilai, untuk menentukan berapa kali jumlah perulangan akan dikerjakan.
- Syarat, sebuah pernyataan / kondisi tertentu guna mengambil keputusan eksekusi program.
Ada beberapa jenis perulangan yang bisa kita gunakan dalam pemrograman C++ diantaranya sebagai berikut :
- for
- do…while
- while
Sementara itu, untuk studIKasus di atas saya akan menggunakan while, sehingga program akan dieksekusi selama while tertentu, adapun cara penulisannya sbb :
while ( syarat ) {
pernyataan ke-n;
Perubah Nilai;
}
contoh :
while (i < 10) {
if (i%2 == 0) {
cout << i << " ";
i++;
}
}
B. PERCABANGAN
Dalam C++ percabangan digunakan untuk memecahkan persoalan dan mengambil keputusan dari beberapa pernyataan. Ada beberapa jenis percabangan yang bisa kita gunakan dalam pemrograman C++ diantaranya sebagai berikut :
- if
- if – else
- switch – case
Untuk studIKasus diatas saya akan menggunakan if – else dan switch – case, sehingga mengandung pengertian “jika kondisi benar, maka kerjakan pernyataan 1, selain itu kerjakan pernyataan 2 apabila pernyataan 1 tidak memenuhi syarat”. Adapun cara penulisannya sebagai berikut :
if (kondisi) {
pernyataan 1;
}
else {
pernyataan 2;
}
contoh :
if ( tot_beli >= 50000 ) {
potongan = 0.2 * tot_beli;
}
else {
potongan = 0.05 * tot_beli;
}
Sedangkan switch – case intinya sama dengan if – else, akan tetapi switch – case hanya bisa memeriksa data yang bertipe char dan int, selain itu tidak bisa. Adapun cara penulisannya sebagai berikut :
switch (syarat) {
case kontanta-1:
pernyataan 1;
break;
case konstanta-2:
perintah 2;
break;
default:
perintah;
}
contoh :
switch (Hari) {
case 1:
cout << "Ahad";
break;
case 2:
cout << "Senin";
break;
default:
cout << "Selasa";
}
C. KEYWORD
Dalam pemrograman C++ keyword digunakan untuk membentuk fungsi tertentu, sedangkan cara pendeklarasiannya berbeda – beda, sebab ada beberapa keyword yang perlu #include <file> agar bisa dikenali oleh compiler, namun ada juga yang tidak perlu.
Ada beberapa jenis keyword yang bisa kita gunakan dalam pemrograman C++ diantaranya sebagai berikut :
- break
- continue
- goto
- gotoxy
- exit
Namun dikarenakan kita dihimbau untuk mengacu pada pemrograman terstruktur maka, kita upayakan untuk menghindari goto sejauh-jauhnya.
Sementara itu, untuk studIKasus diatas saya akan coba menggunakan break dan exit ;
break : digunakan untuk keluar dari suatu statement baik berupa pengecekan maupun perulangan, namun paling sering digunakan pada percabangan switch – case, sehinga break digunakan untuk keluar dari case.
untuk cara penulisan bisa melihat pada contoh struktur switch – case.
exit : merupakan pernyataan yang berfungsi untuk keluar dari program dan pernyataan ini memerlukan sebuah #include <stdlib.h> pada header, sehingga pernyataan dapat dibaca oleh compiler. Adapun cara dpenulisannya sebagai berikut :
exit(7); maka memiliki pengertian bahwa fungsi exit diberi nilai 7, sehingga jika kita memasukan nilai 7 maka program akan keluar.
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
void main() {
pernyataan1;
pernyataan1;
exit(7);
}
Penyelesaian :
Al-Hasil :
IF-ELSE MODE PROGRAMS :
SWITCH-CASE MODE PROGRAMS :






0 komentar:
Posting Komentar