Selasa, 22 September 2015

Pertemuan I

Sejarah dan Pengertian Bahasa C dan C++ Pemrograman

1. Sekilas Perkembangan Bahasa C
    Bahasa C dikembangken di Bell lab pada tahun 1972 ditulis pertama
kali oleh Brian W. Kernighan dan Denies M. Ricthie merupakan bahasa
turunan atau pengembangan dari bahasa B yang ditulis oleh Ken Thompson
pada tahun 1970 yang diturunkan oleh bahasa sebelumnya, yaitu BCL.
Bahasa C, pada awalnya dirancang sebagai bahasa pemrograman yang
dioperasikan pada sistem operasi UNIX.
Bahasa C merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah yaitu
diantara bahasa tinggat rendah dan tingkat tinggi yang biasa disebut dengan
Bahasa Tingkat Menengah. Bahasa C mempunyai banyak kemampuan yang
sering digunakan diantaranya kemampuan untuk membuat perangkat lunak,
misalnya dBASE, Word Star dan lain-lain.

2. Sekilas Tentang C++
    Pada tahun 1980 seorang ahli yang bernama Bjarne Stroustrup
mengembangkan beberapa hal dari bahasa C yang dinamakan “C with
Classes” yang pada mulanya disebut “a better C” dan berganti nama pada
tahun 1983 menjadi C++ oleh Rick Mascitti, dibuat di Laboratorium Bell,
AT&T.
Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifatsifatnya
yang disebut dengan Object Oriented Programming (OOP), yang
mempunyai tujuan utamanya adalah membantu dan mengelola program yang
besar dan kompleks.

3. Perbedaan Antara Bahasa C Dengan C++
    Bahasa C merupakan bahasa pemrograman prosedural, di mana
penyelesaian atas suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah
tersebut ke dalam sub-sub masalah yang lebih kecil. Sedangkan C++
merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Object Oriented
Programming (OOP). Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan
langkah pertama dengan mendefinisikan class-class yang merupakan a.-class
yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari objek-objek fisik. Class
tersebut berisi keadaan objek, anggota-anggotanya, dan kemampuan dari
objeknya. Setelah beberapa class dibuat, masalah dipecahkan menggunakan
class.

4. Struktur Program C++
Struktur program C++, sama seperti struktur program C yang terdahulu.
Struktur program C++ terdiri sejumlah blok fungsi, setiap fungsi terdiri dari satu atau
beberapa pernyataan yang melaksanakan tugas tertentu.



   1. #include <file-header> merupakan preprocessor pada C++ untuk pemanggilan file
    header yang memuat beberapa perintah-perintah dari C++ (contoh, apabila ingin
    menggunakan perintah cout maka harus menggunakan file header iostream.h)
   2. main() merupakan awal mula dari blok program utama
   3. tanda { dan } sebagai punctuator yang awal blok program hingga akhir blok program
   4. cout merupakan perintah keluaran pada C++
   5. getch(); apabila ditempatkan sebelum funtuator }, maka berfungsi sebagai
    penahan dari tampilan hasil

Secara umum, stuktur bahasa pemrograman C++ adalah seperti dibawah ini:

// contoh program C++                                        
#include <iostream.h>
int main ()
{
  cout << "Selamat Belajar C++";
  return 0;
}

Hasil output:
Selamat belajar C++

Sisi atas merupakan source code, dan sisi bawah adalah hasilnya setelah di-kompile dan di-eksekusi.

persatu Program diatas merupakan salah satu program paling sederhana dalam C++, tetapi dalam program tersebut mengandung komponen dasar yang selalu ada pada setiap pemrograman C++. Jika dilihat satu :

// contoh program C++
Baris ini adalah komentar. semua baris yang diawali dengan dua garis miring (//) akan dianggap sebagai komentar dan tidak akan berpengaruh terhadap program. Dapat digunakan oleh programmer untuk menyertakan penjelasan singkat atau observasi yang terkait denganprogram tersebut, dan kode (//) hanya akan membaca komentar satu baris saja.

#include <iostream.h>
Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah are preprocessor directive. Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk kompiler. Dalam kasus ini kalimat  #include <iostream.h> memberitahukan preprocessor kompiler untuk menyertakan header file standard iostream. File spesifik ini juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C++ dan file ini disertakan karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti dalam program.

int main ()
Baris ini mencocokan  pada awal dari deklarasi fungsi main. fungsi main merupakan titik awal dimana seluruh program C++ akan mulai dieksekusi. Diletakan diawal, ditengah atau diakhirprogram, isi dari fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruhprogram C++ memiliki fungsi  main. 
main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. pada C++, semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi argumen didalamnya. Isi dari fungsi main selanjutnya akan mengikuti,berupa deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal ({}), seperti dalam contoh.

cout << "Selamat belajar C++";
Intruksi ini merupakan hal yang paling penting dalam program contoh. cout merupakan standard output stream dalam C++ (biasanya monitor). cout dideklarasikan dalam  header file iostream.h, sehingga agar dapat digunakan maka file ini harus disertakan. 
Perhatikan setiap kalimat diakhiri dengan tanda semicolon (;). Karakter ini menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir instruksi pada program C++ manapun. 

return 0;
Intruksi return menyebabkan fungsi main() berakhir dan mengembalikan kode yang mengikuti instruksi tersebut, dalam kasus ini 0. Ini merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengakhiri program. 


0 komentar:

Posting Komentar